#30MapTutorialsChallenge Part 4 : Alur Pelayaran

Guys, guys, gimana sih rasanya ketika klean melihat bentang laut? Apakah sunyi, senyap dan tenang? Sebenarnya, laut gak se-sepi itu lho, karena dibalik penampakkan laut yang terlihat sepi dan menenangkan, sebenarnya kalau kita mau menganalisis secara spasial, laut itu ruuame banget. Ramai dengan berbagai kegiatan, dan kepentingan #ehh๐Ÿ˜.

Salah satu hal yang membuat laut itu rame dan kebetulan kita mau bahas di part kali ini adalah lalu lintas kapal atau hilir mudik popeye si pelaut๐Ÿ˜. Kita bakal bahas terkait serba-serbi fakta dan kebijakan terkait alur pelayaran. Emang se-rame apa sih perairan laut kita karena alur pelayaran? Nih liat aje gambar dari Marine Traffic ini yak!

ramainya lalu lintas kapal di perairan Indonesia (marinetraffic.com)

Apa sih yang dimaksud dengan Alur Pelayaran? 

Mungkin kita bisa mendefinisikan secara sederhana apa itu alur pelayaran, tapi kalau berkaitan dengan ilmu, tentunya kita gak boleh ngasal guys, kita harus merujuk kepada sumber yang dapat dipercayai, baik itu sumber tulisan atau sumber lisan.

Sebelum kita kupas mengenai arti alur pelayaran, kita enaknya preteli dulu apa arti pelayaran. So, merujuk ke UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dijelaskan disana bahwa pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim. Lalu, apa yang dimaksud dengan Alur-Pelayaran? Alur Pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar, dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari.

Nah, didalam UU tersebut juga dijelaskan bahwa penyelenggaraan alur-pelayaran ini dilaksanakan oleh Pemerintah meliputi perencanaan, pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, dan pengawasan. Jadi yang namanya penyelenggaraan alur pelayaran itu memang diatur guys, apa tujuannya? Tujuannya adalah untuk ketertiban lalu lintas kapal, memonitor pergerakan kapal, mengarahkan pergerakan kapal, dan pelaksanaan hak lintas damai kapal-kapal asing. Yaa, sama aja kaya di darat ya guys, lalu lintas di jalan juga kan diatur supaya tertib, aman dan memitigasi agar tidak terjadi banyak kecelakaan. Sampai sini, sekarang jadi ngerti kan kenapa alur pelayaran dilaut juga urgent banget buat diatur?

Setelah memahami pentingnya alur palayaran diatur, mungkin klean timbul pertanyaan guys, kalau alur-pelayaran di atur, apakah artinya kita gak sembarang bebas berlayar di laut?

Sebenarnya, asal dan tujuan klean (rute) ketika berlayar itu ya bebas. Di perairan laut, dimana tidak ada aturan mengenai alur-pelayaran didaerah tersebut, artinya kita bebas untuk menentukan arah berlayar, rekan saya di Kementerian Perhubungan, Pak Dian namanya, pernah menyebutkan istilah freedom of navigation, artinya di perairan yang memang tidak diatur alur-pelayaran di wilayah tersebut, contohnya laut lepas gitu, berlaku freedom of navigation. Sebaliknya, ketika di suatu perairan ditetapkan alur-pelayaran, maka kapalmu yo mesti mematuhi aturan tersebut, dimana kapal klean akan dipandu agar sesuai koridor jalan yang lurus wuasyiik ๐Ÿ˜

Oya guys, mengenai istilah freedom of navigation sendiri, gak bisa disama ratakan itu dapat berlaku diberbagai perairan lho yaa, apalagi kalau konteks nya udah beda negara. Karena kebijakan setiap negara pasti beda-beda, coba deh baca artikel ini untuk menambah insight klean.. klik guys!

Macam-macam alur pelayaran
Guys, kalau klean baca lebih dalam terkait PP No 5 Tahun 2010 tentang Kenavigasian, pada pasal 7 nya dijelasin bahwa alur pelayaran itu meliputi alur-pelayaran di laut dan alur-pelayaran sungai dan danau. Alur-pelayaran di laut dibagi lagi nih, diantaranya ada alur-pelayaran umum dan perlintasan dan alur-pelayaran masuk pelabuhan. Sedangkan Alur-pelayaran sungai dan danau terdiri atas alur-pelayaran sungai dan alur-pelayaran danau.

Dalam penyelenggaraan Alur-pelayaran, Menteri yang bertanggung jawab, dalam hal ini Menteri Perbuhungan akan menetapkan sistem rute, tata cara berlalu lintas, dan daerah labuh kapal sesuai dengan kepentingannya. Kalau mau tau contohnya, klean coba download aja salah satu Kepmenhub terkait alur pelayaran. Okey? *jangan males baca dan belajar

Identifikasi Kapal yang Berlayar

Ketika kapal bebas berlayar di perairan tertentu, terus gimana dong memantaunya? Jadi, ada aturannya juga guys, bahwa setiap kapal berbendera Indonesia dan kapal asing yang berlayar di wilayah Perairan Indonesia wajib memasang dan mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS). Kewajiban itu diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2019 tentang Pemasangan dan Pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis Bagi Kapal yang Berlayar di Wilayah Perairan Indonesia.

Aku sempat berdikusi seru nih terkait AIS ini dengan temanku, namanya Sri Cempaka Prima, S.Kel temanku satu alumni Ilmu Kelautan ini sedang melanjutkan penelitian tesis tentang keamanan maritim dalam kaitannya dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia dan kebijakan terkait Automatic Identification System (AIS).

Sistem Identifikasi Otomatis atau AIS ini merupakan peralatan navigasi yang penting dalam perkembangan teknologi keselamatan pelayaran setelah dikenalkannya sistem radar. Jadi, katanya, AIS ini adalah sistem pemancaran radio Very High Frequency (VHF) yang menyampaikan data-data melalui VHF Data Link (VDL) untuk mengirim dan menerima informasi secara otomatis ke kapal lain, stasiun VTS atau SROP. Nah, ketika semua kapal yang berlayar di perairan Indonesia menerapkan sistem AIS, maka hal itu dapat membantu pengaturan lalu lintas kapal dan mengurangi bahaya dalam bernavigasi.

Pemetaan Alur-Pelayaran itu bagaimana caranya?

Dalam pemetaan alur pelayaran, tentunya ada desktop study yang dilakukan terutama terkait dengan parameter hidrooseanografi, seperti batimetri, pasang surut, pola arus, gelombang, topografi dasar laut, lalu berikutnya dilakukan survei lapang menggunakan panduan sesuai dengan Kepdirjen Hubla No UM 008/47/20/DJPL-18 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Survei Hidrooseanografi di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (mungkin nanti akan di update).

Oke guys, segitu dulu pengenalan mengenai alur-pelayaran yang membuat perairan laut ini ramai. Lebih lengkap dan detailnya bisa kalian cari ke sumber yang lebih ahli di Direktorat Kenavigasian Kemenerian Perhubungan. Semoga bermanfaat ๐Ÿ˜Š


Comments